Negara Indonesia adalah negara kepulauan, dan bangsa Indonesia terbentuk dari
ratusan suku bangsa dengan bahasa, adat istiadat, kepercayaan dan agama yang
berbeda. Negara dan bangsa yang seperti ini hanya dapat dipertahankan, jika
seluruh masyarakat Indonesia bersatu mempertahankan persatuan dan kesatuan
Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tekad seperti ini harus ditanamkan sejak
usia muda.salah satu wadah yang dapat menguatkan mental nasionalisme adalah
gerakan pramuka
Semua
kegiatan yang adakan oleh gerakan Pramuka memiliki unsur kepemimpinan,
kerjasama, ketrampilan, kompetisi, dan kepedulian baik pada Sang Pencipta, pada
sesama maupun pada alam dan lingkungan, Unsur-unsur ini menyatu dan
berkesinambungan untuk membentuk karakter generasi bangsa Indonesia yang
mempunyai mental nasionalisme tinggi. Oleh karena itu, yang merupakan tugas
Gerakan Pramuka saat ini adalah menjadi dambaan semua pihak agar Gerakan
Pramuka dapat menggalang sikap dan semangat persaudaraan dan persahabatan
diantara sesama anggota Pramuka, sebagai bekal memupuk jiwa dan semangat
persatuan dan kesatuan bangsa dan negara seperti yang telah tertuang dalam visi
Gerakan Pramuka yakni “Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi
handal masalah-masalah kaum”.
Untuk
mencapai tujuan tersebut, Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter
generasi bangsa terus mengembangkan berbagai langkah-langkah strategis dan
kegiatan kepramukaan yang dapat membangun keharmonisan, kerukunan dan
kesetiakawanan bahkan kasih sayang diantara sesama kaum muda. Langkah strategis
yang dapat di kembangkan antara lain :
- Memantapkan Sistem Among
sebagai landasan Metode Kepramukaan.
- Mengembangkan permainan
edukatif, yang rekreatif, menantang, menarik dan bermanfaat sesuai dengan
kebutuhan dan tuntutan kaum muda serta kebutuhan masyarakat.
- Mengembangkan model-model
permainan serta mensosialisasikan permainan tersebut di dalam media cetak
dan media elektronik.
- Menjadikan Bumi Perkemahan
sebagai kampus Gerakan Pramuka.
Apabila
langkah-langkah strategis yang diuraikan diatas diterapkan dalam Mengupayakan
Gerakan pramuka sebagai ujung tombak organisasi yang dapat berfungsi sebagai
wadah pembentukan karakter generasi bangsa, maka yang kita harapkan dapat
terwujud. Selain langkah strategis tersebut hal lain yang dapat dilakukan dalam
kepramukaan adalah Kecermatan dalam memilih materi pendidikan yang tepat dan
penerapan Metode Kepramukaan yang akurat,hal tersebut menjadi kunci penting
dalam menjamin tercapainya tujuan pendidikan kepramukaan yang berdampak positif
terhadap peningkatan semangat bela negara, patriot pembangunan, dan perekat
bangsa bagi generasi muda.
contoh
yang tepat dalam pemilihan materi dan metode kegiatan yang tepat seperti
dilaksanakannya program Pramuka Peduli yang pada saat ini telah menjadi bagian
dari program kepanduan dunia. Untuk Indonesia, pelaksanaan program Pramuka
Peduli dinilai sangat relevan. Banyak anggota masyarakat yang kehidupannya
masih jauh dari memuaskan dan Indonesia merupakan negara rawan bencana, yang
masih memerlukan banyak bantuan. Bagi Gerakan Pramuka pelaksanaan program
Pramuka Peduli juga merupakan pembelajaran yang baik bagi generasi bangsa sekaligus
dapat meningkatkan citra Gerakan Pramuka. Untuk memaksimalkan gerakan Pramuka sebagai
wadah pembentukan karakter dapat dilakukan dengan lebih memantapkan penghayatan
dan pengamalan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma
Pramuka, yaitu nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi keimanan, kejujuran,
cinta tanah air, kasih sayang sesama manusia, tolong menolong, gotong royong,
bertanggung jawab, displin, hormat kepada orang tua, sederhana, suci dalam
pikiran, perkataan dan perbuatan.
Keberhasilan
mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka tidak hanya penting bagi Gerakan
Pramuka, tetapi juga bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Tri Satya dan Dasa
Darma Pramuka adalah nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh segenap
anggota, yang apabila telah terpatri dalam hati dan sanubari, akan berperan
besar dalam membentuk karakter masyarakat, bangsa,dan negara yang didambakan
pada masa depan.Sehingga Trisatya dan Dasa Darma dapat diamalkan secara
sungguh-sungguh. Inti dari Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka adalah semangat,
tekad, kode etik termasuk pesan-pesan moral dan spiritual. Tekad, semangat,
kode etik serta pesan-pesan tersebut bukan hanya harus dijunjung tinggi,
melainkan harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari baik secara pribadi
maupun secara bersama-sama dalam satu kelompok.
Oleh:
Kak Tonci Yason Rafael