BERKOMPETISI
DI LCTP, DEMAK BORONG GELAR JUARA.
![]() |
| PELAKSANAAN LCT PRAMUKA |
Demak-
Tepat pada hari Sabtu, 26 November 2016, Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP)
Binwil Semarang secara resmi dibuka. Kegiatan LTCP dilaksanakan di SMK Negeri 2
Demak, dan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB. Sedikitnya ada 6 Kwarcab yang
turut meramaikan LCTP ini, yaitu: Salatiga, Kendal, Kota Semarang, Kab.
Semarang, Demak dan Grobogan. Perlombaan yang diadakan pun sangat beragam,
mulai dari lomba untuk Tingkat Siaga, Penggalang dan hingga tingkat Penegak.
Sistem
perlombaan diawali dengan pengundian peserta, dilanjutkan babak pertanyaan
wajib, lemparan dan rebutan, sebelum akhirnya pemenang dengan skor tertinggi
akan maju ke babak Final. Masing-masing babak berisi sepuluh pertanyaan yang
harus dijawab oleh para peserta lomba. Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan
gabungan dari soal-soal yang telah dikirimkan oleh keenam Kwarcab.
Menurut
keterangan A’mal, ketua Panitia LCTP, seluruh Kwarcab akan diberi Plakat
sebagai kenang-kenangan atas keikutsertaanya dalam LCTP. Lebih lanjut, A’mal
menyampaikan jika dengan diadakannya LCTP ini pihaknya ingin memberdayakan
Sumber Daya Manusia (SDM) terutama di bidang Kepramukaan.
“Kami
hanya ingin memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik dari seluruh
Kwarcab sehingga mampu menjadi pioner untuk dunia Kepramukaan. Harapannya
kegiatan seperti ini akan selalu ada, sehingga para bibit-bibit baru yang cinta
pada Pramuka bisa menemukan wadah untuk mengasah kemampuannya dalam
berkompetisi sekaligus bersosialisasi dengan lingkungan di luar lingkungannya
sehari-hari,” tuturnya saat dimintai keterangan oleh Team Support Kwarran
Tawangharjo.
Antusiasme
peserta membuat perlombaaan dalam LCTP berlangsung seru, terutama di pertandingan terakhir Tingkat Penegak Putri. Dalam perlombaan
ini, terjadi kejar mengejar point antara Penegak Putri perwakilan Kwarcab Demak
dan Kwarcab Grobogan. Hasil pertandingan tersebut dimenangkan oleh Kwarcab
Demak, sehingga secara otomatis menempatkan Kwarcab Grobogan di tempat kedua.
Selisih point atara kedua tim cukup telak, yaitu empat ratus point. Namun, bagi
sebagian peserta, ada hal yang jauh lebih berharga untuk dipelajari walaupun
tidak mendapatkan juara. Suasana haru pun mulai terasa ketika di akhir lomba
ada beberapa peseta yang menangis haru atas perjuangan yang telah dilalui dan apa
yang telah mereka raih.
Sedangkan
untuk Kwarcab Grobogan sendiri berhasil meraih Juara Dua Tingkat Penegak baik
putra maupun putri dan Juara Tiga Tingkat Penggalang Putra. Menurut salah satu
peserta dari Grobogan, Latifatul, persiapan sudah dilakukan walaupun masih kurang
optimal.
![]() |
| TEAM SUPPORT TAWANGHARJO |
“Saya
berusaha memberikan yang terbaik sehingga bisa mendapatkan yang terbaik pula.
Meskipun saya pribadi merasa jika persiapan yang kami lakukan masih sediki
kurang maksimal,” tuturnya sebelum pertandingan. Terlepas dari hasil
perlombaan, kekompakan dan support yang diberikan kepada para peserta dari Kwarcab
Grobogan juga menarik perhatian dalam lomba tersebut. Salah satu anggota Team
Support Kwarran Tawangharjo, Budi Santoso, menuturkan bahwa Team Support
sengaja datang untuk memberikan semangat kepada para peserta lomba.
“Kami
hanya ingin menunjukkan jika kami selalu memberikan dukungan yang terbaik yang
kami bisa. Kami berharap dengan kehadiran team support dari Kwarran Tawangharjo
ini bisa menambah semangat para peserta perwakilan dari Kwarcab Grobogan,”
jelasnya. – SNW, KWK
Peliput : Septi Nandi Wibowo
Editor : Kharissa Widya Kresna
Dokumentasi : Estisa
Copyright : Humas Kwarran Tawangharjo









0 comments:
Post a Comment