Pramuka

  • UPACARA PEMBUKAAN LCTP

    Upacara Pembukaan lomba LCTP kwartir ranting 11 15 08 Tawangharjo yg di selenggarakan di MA Nuril Huda Tarub. Acara di buka secara Resmi oleh Kak. Mudjiono, S.Pd.MM.selaku ka.kwarran, Upacara di Hadiri semua Ka. Mabigus sekecamatan Tawangharjo, Danramil Tawangharjo dan Kapolsek Tawangharjo.

  • HASIL LCTP KWARAN 11 15 08 TAWANGHARJO

    Hasil Kejuaraan Lomba LCTP Kwartir Ranting 11 15 08 Tawangharjo Tanggal 16 Oktober 2016 Di MA Nuril Huda Tarub.

  • PEMBINAAN DAN PEMBEKALAN CALON PESERTA LOMBA LCT

    Pembinaan dan pembekalan calon peserta lomba LCT Pramuka tingkat kab.Grobogan oleh kak Mudjiono S.Pd.MM di dampingi beberapa andalan ranting Tawangharjo, yang akan di selenggarakan besok hari Minggu tgl 23 Oktober 2016 di SMPN 3 PURWODADI

  • HASIL LCTP DAN LOMBA ADMINISTRASI KWARAN TAWANGHARJO

    Penerimaan trofi dan piala lomba administrasi KWARAN 11.15.08 Tawangharjo di SMP Negeri 3 Purwodadi tanggal 23 Oktober 2016 dimana KWARAN 11.15.08 Tawangharjo meraih Juara 2 abdimashumas dan Juara 1 Binamuda

  • Pramuka Direncanakan Masuk Pelajaran Formal

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya sedang menggodok rencana memasukan Gerakan Pramuka yang semula sebagai kegiatan tambahan di luar jam sekolah untuk selanjutnya masuk jam pelajaran formal.

Thursday, 23 March 2017

UNIK, TEMPUH UJI SKU PENGEMBARAAN LAKSANA 7 SISWA MA SUNNIYYAH BERSEPEDA KELILINGI GROBOGAN.
7 orang pramuka penegak yang dijadwalkan mengikuti uji SKU pegembaraan dan SKK bersepeda

Tawangharjo – MA Sunniyyah Selo melaksanakan uji SKU laksana Pengembaraan dan SKK bersepeda sejak hari Selasa, 21 Maret 2017 hingga hari Kamis, 23 Maret 2017. Kegiatan ini memiliki startline di Sanggar Pramuka Kwarran Tawangharjo dan melewati 15 kecamatan di Grobogan dengan jarak tempuh sejauh 171km. dalam kegiatan ini, ada 7 orang pramuka penegak yang dijadwalkan mengikuti uji SKU pegembaraan dan SKK bersepeda. Mereka merupakan 3 orang Bantara yang berasal dari ambalan Ki Ageng Selo dan 4 orang penegak bantara dari ambalan Nyi Ageng Kunir.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyelesaikan SKU pengembaraan dan menyelesaikan SKK bersepeda, sekaligus sebagai ajang untuk mengenalkan Kabupaten Grobogan secara umum kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kondisi fisik peserta, kematangan manajemen di lapangan, serta meningkatkan komunikasi antar peserta. M. Rizal Akbar Maulana, salah satu peserta kegiatan menyatakan jika SKK bersepeda sekaligus pengembaraan ini terasa berat di awal dan cukup menguras emosi.

“Di awal kegiatan pengembaraan memang terasa berat, sebab timbul banyak masalah di lapangan yang cukup menguras emosi. Misalnya seperti peralatan peserta yang jatuh selama bersepeda. Namun kami senang, sebab kegiatan ini dapat melatih kesabaran dan kepedulian, serta kebersamaan antar peserta,” tuturnya.

Saat ditemui di Pangkalan MA Sunniyyah Selo, Sugiarto, Pembina Putra Pramuka Sunniyyah Selo menuturkan jika pihaknya ingin memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk pengembangan diri siswa, sekaligus memotivasi mereka agar mampu mengaplikasikan ilmunya di masyarakat secara langsung. Dia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terkait dengan kegiatan ini.

“Saya mewakili MA Sunniyyah Selo mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan ini, seperti Pembina Pramuka satuan Pa dan Pi MA SunniyahSelo, Polsek se-Kabupaten Grobogan, serta Pamong Saka Kencana Kwarran Gubug. Harapannya kegiatan ini bisa melatih kemandirian siswa, sehingga bisa menyelesaikan SKU laksana yang berikutnya,” jelasnya.

Setelah dua hari mengembara dalam serangkaian acara uji SKU dan SKK, para peserta tiba kembali di Sanggar Pramuka Kwarran Tawangharjo pada pukul 16.10 WIB. Para peserta disambut oleh Andalan Ranting Kwarran Tawangharjo. Wibisono, Waka Abdimas Humas Kwarran Tawangharjo yang juga turut menyambut kedatangan peserta menuturkan jika pihak Kwarran Tawangharjo mengapresiasi semangat daya juang para peserta.

“Kami berharap para peserta tetap bisa mempertahankan semangat dan kecintaanya terhadap gerakan pramuka. Selain untuk menuntaskan tugas dalam rangka ujian SKU dan SKK ini, para peserta juga mengemban misi untuk mengenali dan menyebarluaskan potensi wisata Kabupaten Grobogan. Semoga apa yang telah dilakukan oleh para peserta ini bisa memberikan teladan yang baik untuk teman-teman yang lain,” jelasnya saat ditemui di Sanggar Pramuka Kwarran Tawangharjo.  


Secara umum, kegiatan ini berjalan cukup lancar. Meskipun beberapa peserta mengalami bengkak pada kaki akibat adaptasi dengan kondisi bersepeda, namun hal ini bisa langsung diatasi sehingga tidak menganggu jalannya kegiatan.  Harapan kedepannya, kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh anggota Pramuka gugus depan di MA Sunniyyah Selo. (KWK)

Peliput             : Humas Kwarran Tawangharjo
Penulis             : Kharissa Widya Kresna
Copyright        : Hummas Kwarran Tawangharjo
Share:

Friday, 10 March 2017

SAKA WANABAKTI KWARRAN TAWANGHARJO GELAR PERKEMAHAN ORIENTASI UNTUK CALON ANGGOTA





Tawangharjo – Sejumlah 21 orang anggota pramuka golongan penegak dan pandega mengikuti perkemahan orientasi untuk calon anggota Saka Wanabakti pada hari Kamis hingga Jumat, 9-10 Maret 2017. Kegiatan ini diadakan untuk menindak lanjuti keinginan para anggota pramuka penegak dan pandega yang memiliki minat dalam bidang kehutanan dan berniat untuk bergabung dalam Saka Wanabakti. Rangkaian kegiatan dimulai sejak Kamis sore dan diakhiri pada Jumat pagi. Sejumlah kegiatan dan materi ke-Saka Wanabakti-an pun dipersiapkan untuk membekali calon anggota sebelum nantinya bergabung secara resmi dalam Saka.

Perkemahan Orientas bertempat di SDN 2 Pojok, Kecamatan Tawangharjo. Peserta terdiri dari siswa dan siswi MA yang ada di wilayah Kwarran Tawangharjo, di antaranya adalah MA Sunniyyah Selo dan MA Nuril Huda Tarub. Uniknya, perkemahan ini ditunjang dengan kegiatan Outbond dan penjelajahan malam. Kedua sesi acara ini dipersiapkan untuk mengakrabkan sesama calon anggota saka, sekaligus sebagai sarana transfer pengetahuan mengenai lingkungan di sekitar para calon anggota.

Agus Winarno, salah satu Pamong Saka  yang ikut turun serta mendampingi dan mengisi salah satu materi menuturkan jika semua sesi acara dalam kegiatan ini haruslah bersifat mendidik dan jauh dari kekerasan dalam bentuk apapun.

“Jika memang kegiatan-kegiatan yang rawan seperti penjelajahan malam harus dilakukan, maka pihak panitia harus siap untuk terus mendampingi dan memantau para peserta. Selain itu, jangan sampai ada bentuk kekerasan sekecil apapun, baik kekerasan secara fisik maupun kekerasan secara verbal. Hal ini penting untuk diperhatikan, apalagi dalam acara-acara yang seharusnya menjadi ajang untuk mengembangkan diri,” jelasnya.

Sementara saat ditemui di lokasi kegiatan, Umar, salah seorang Andalan Ranting Kwarran Tawangharjo Kabid Abdimas Humas yang juga merupakan Kepala SDN 2 Pojok mengaku jika pihaknya (baik Kwarran Tawangharjo maupun Keluarga SDN 2 Pojok) siap memberikan dukungan yang diperlukan selama kegiatan.


“Jika ini berhubungan dengan kepramukaan Kwarran Tawangharjo, kami siap memberikan dukungan semampu kami. Jika hari ini kegiatan perkemahan dilaksanakan di lingkungan Kwarran Tawangharjo khususnya di SDN 2 Pojok, maka kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya dan mohon maaf jika dalam kegiatan ini kami masih belum bisa menjadi Tuan Rumah yang baik. Semoga apa yang kita laksanakan di sini bisa membawa manfaat yang baik untuk seluruh pihak,” tutupnya. [KWK]

Peliput             : Humas Kwarran Tawangharjo
Penulis             : Kharissa Widya Kresna


Copyright        : Hummas Kwarran Tawangharjo
Share:

Saturday, 4 March 2017

SERANGKAIAN HUT GROBOGAN KE- 291, BUPATI GROBOGAN ZIARAH KE KI AGENG TARUB DAN KI AGENG SELO

Bupati Grobogan, Sri Sumarni, melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo pada hari Sabtu, 4 Maret 2017 ( Humas Kwarran Tawangharjo)
Tawangharjo – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo pada hari Sabtu, 4 Maret 2017. Kegiatan ziarah ini merupakan bagian dari serangkaian acara menyambut Hari Jadi Kabupaten Grobogan yang ke-2

91. Sebelumnya, serangkaian acara sudah diawali dengan tradisi Boyong Grobog pada hari Kamis, (2/3/2017).

Serangkaian acara peringatan HUT Grobogan merupakan agenda tahunan kabupaten Grobogan yang bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada Adipati Martopuro atau Pangeran Puger yang merupakan pendiri sekaligus bupati pertama Kabupaten Grobogan. Sedangkan acara ziarah ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhur Kabupaten Grobogan. Agenda Ziarah diawali dengan mengunjungi makam Ki Ageng Tarub yang terletak di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, dan dilanjutkan ke makam Ki Ageng Selo yang terletak di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, sekitar 3 km dari makam Ki Ageng Tarub.

Dalam sambutannya saat ditemui di Makam Ki Ageng Selo, Sri Sumarni menuturkan jika pihak pemerintah Kabupaten Grobogan mengapresiasi segala bentuk persiapan yang telah dilakukan oleh warga desa Selo dan Tarub demi kelancaran acara ini.

Beberapa pejabat daerah turut menemani Sri Sumarni melakukan Ziarah. Anggota Pramuka Peduli Kwarran Tawangharjo pun tidak mau ketinggalan untuk turut serta ambil bagian dalam event ini. Sedikitnya ada 20 anggota Pramuka Peduli dan 15 andalan ranting Kwarran Tawangharjo turun tangan melakukan pengamanan dan pengawalan di sekitar lokasi ziarah.
apel pagi sebelum turun ke lokasi, Waka Abdimas Humas, Wibisono 

Dalam apel pagi sebelum turun ke lokasi, Waka Abdimas Humas, Wibisono, menuturkan jika peran pramuka peduli dalam kegiatan ziarah merupakan tugas yang harus dilakukan dengan hati yang senang, sebab hal ini merupakan perwujudan bakti pramuka kepada nama baik Kwarran Tawangharjo serta untuk Kabupaten Grobogan.


“Kami berharap kepada adik-adik yang ikut dalam kegiatan ini bisa melakukan tugasnya dengan hati yang senang dan ikhlas. Sebab ini adalah dharma bakti pramuka peduli kepada Kwarran Tawangharjo serta kepada Kabupaten kita yang sedang merayakan hari jadinya,” tuturnya. (KWK)
Share:

Friday, 3 March 2017

MA NURIL HUDA TARUB GELAR LINTAS ALAM UNTUK KUATKAN KARAKTER KEPRAMUKAAN
 
Upacara Pelepasan Peserta Lintas Alam Gugus Depan MA Nurril Huda Tarub Kwarran. Tawangharjo 03/03/2017

Tawangharjo - Jumat, 3 Maret 2017, Ambalan Ki Hajar Dewantara dan RA Kartini pangkalan MA Nuril Huda Tawangharjomengadakan kegiatan lintas alam di daerah Tawangharjo. Kegiatan ini diikuti oleh 37 orang siswa kelas X, yang terdiri dari 10 pa dan 27 pi. Kegiatan ini merupakan agenda Sangga Kerja MA Nuril Huda, yang berjumlah 17 orang dari kelas XI.

Kegiatan lintas alam ini bertujuan untuk membentuk karakter para peserta. Nilai-nilai kepribadian kepramukaan yang ini ditanamkan antara lain adalah kedisiplinan, tanggung jawab, pemecahan masalah, kerja sama, dan kebersamaan serta persaudaraan. Hal ini diperlukan untuk merangsang para peserta untuk berproses menemukan jati diri, sehingga bisa menjadi pramuka penegak yang tangguh baik secara fisik maupun secara mental. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan wawasan yang lebih luas untuk para peserta.

Sebagaimana yang dikatakan oleh salah satu panitia kegiatan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah yang positif untuk pengembangan diri peserta. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mengasah jati diri pramuka dalam pribadi para peserta.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk para peserta, dan seluruh pihak yang terlibat untuk bisa saling bekerja sama, menjaga kekompakan, serta menumbuhkan karakter dengan jiwa kepramukaan,” tuturnya. Dia yang tidak ingin disebutkan namanya ini juga menuturkan jika kegiatan lintas alam kali ini lebih santai dan diselingi dengan canda tawa. Tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga semuanya berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara.

Selain kegiatan penjelajahan, dalam serangkaian acara lintas alam ini juga terdapat kegiatan outbond serta forum kritikan. Menurut Nadia, salah satu peserta yang ditemui di sela-sela kegiatan, mengatakan jika kegiatan ini cukup menyenangkan. Meskipun suasana kegiatan tidak terlalu formal, namun para peserta tetap melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan ini cukup seru, suasananya asik, sebab kakak-kakak pendamping yang mendampingi kegiatan kami tidak galak dan semena-mena,” pungkasnya. (KWK) 

Peliput             : Humas Kwarran
Penulis             : Kharissa Widya Kresna
Gambar           :  Ahzan Sarwono
Share:

VIDEO PRAMUKA

Powered by Blogger.