Turut Beri Dukungan, Andalan
Ranting Kwarran Tawangharjo Sambangi Peserta Kemah Kebangsaan dan Gladi Widya
Cabang 2016
Grobogan-Sejak Senin pagi (19/12) Desa Tambirejo
Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan tampak mulai dipadati oleh siswa-siswi SMA
dan sederajat yang akan mengikuti Kemah Kebangsaan dan Gladi Widya Cabang 2016.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarcab Grobogan ini dilaksanakan selama tiga
hari, terhitung sejak Senin, 19 Desember 2016 hingga Rabu, 21 Desember 2016.
Acara ini terhitung cukup besar, sebab diikuti oleh sedikitnya 27 kontingen
yang datang dari seluruh wilayah di Kabupaten Grobogan.
Dari 27 kontingen yang berpartisipasi dalam acara, Kwarran
Tawangharjo mengirimkan 3 perwakilannya untuk turut meramaikan kegiatan. Ketiga
tim tersebut berasal dari Pangkalan Ponpes Al-Hidayah, MA Nuril Huda Tarub, dan
MA Sunniyah Selo. Hasilnya tidak bisa dibilang mengecewakan. Dalam laga Pramuka
Pintar, misalnya, Ponpes Al-Hidayah berhasil menyabet posisi pertama untuk
golongan penegak Pa. Seolah tidak mau kalah, MA Nuril Huda Tarub turut
menyumbangkan posisi pertama dan kedua untuk cabang yang sama.
Setelah mendengar kabar tersebut, Andalan Kwarrtir Ranting 11 15 08 Tawangharjo segera meluncur ke lokasi kegiatan untuk memberikan apresiasi atas
keberhasilan sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta perwakilan dari
Kwarran Tawangharjo, agar tetap mempertahankan semangatnya hingga kemah
kebangsaan dan gladi widya cabang 2016 berakhir. Mereka berharap Kwarran
Tawangharjo terus berusaha secara maksimal untuk acara ini.
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan adik-adik dari
Kwarran Tawangharjo. Mereka sudah membawa nama baik Kwarran Tawangharjo,
sehingga mereka layak untuk terus diberi penghargaan. Harapan kami, mereka bisa
terus mengusahakan yang terbaik hingga acara selesai. Kalaupun ada gelar juara
yang diraih, itu bonus untuk kerja keras mereka,” tutur Wibisono (Waka bidang Abdimas Humas), salah satu
perwakilan Andalan Ranting Kwarran Tawangharjo.
Ditemui di lokasi homestay, Muhammad Lutfi Ali,
pembina pramuka pangkalan MA Nuril Huda Tarub menyatakan jika hingga pada
Selasa siang (20/12) berjalan dengan lancar. Meskipun ada beberapa kendala yang
terjadi saat melakukan kegiatan penjelajahan, namun hal itu bisa segera di
atasi.
“Hingga hari ini acara berlangsung dengan lancar, dan
adik-adik peserta melakukannya dengan baik. Meski sempat terkendala hujan dan
menyebabkan miskomunikasi sehingga kami (kontingen MA Nuril Huda-red)
melewatkan pos semaphore saat
penjelajahan, namun permasalahan ini bisa diselesaikan secara fair setelah
berkonsultasi dengan pihak panitia. Kami tidak terancam didiskualifikasi, sebab
panitia terbuka dan mau menerima penjelasan yang kami utarakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa semangat dan antusiasme adik-adik
peserta masih sangat tinggi meskipun kegiatan mereka sempat diwarnai dengan
hujan deras selama semalaman.
Hal senada dilontarkan oleh salah seorang peserta kegiatan
penjelajahan dari kontingan MA Sunniyah Selo. Dirinya menuturkan bahwa kegiatan
yang dilakukan cukup menantang dan menyenangkan, terutama saat kegiatan
penjelajahan.
“Selama penjelajahan kami dituntut untuk tetap melakukan apa
yang perlu dilakukan, tidak peduli jika harus kotor karena berkutat dengan
lumpur dan tanah. Kami semua diajarkan pengalaman yang baru, tidak hanya oleh
kepramukaan tetapi juga oleh pihak-pihak yang terlibat. Misalnya pada
penjelajahan ini, Meskipun pulang dengan seragam yang penuh lumpur karena
dijahili oleh kakak-kakak dari TNI Grobogan, kami senang karena kegiatan ini
ternyata cukup menantang dan tidak seseram yang dibayangkan,” pungkasnya. -KWK
Peliput : Kharissa Widya Kresna
Dokumentasi : Budi Santoso
Copyright : Humas Kwarran Tawangharjo







0 comments:
Post a Comment