Pramuka

Wednesday, 28 December 2016

GELAR PENGEMBARAAN LAKSANA, DEWAN AMBALAN MA NURIL HUDA BERJALAN KAKI SEJAUH 40 KM

Kegiatan pengembaraan Tawangharjo - Bandengan Jepara
MA NURRIL HUDA TARUB
Grobogan-Sedikitnya ada 16 orang Dewan Ambalan MA Nuril Huda Tarub yang mengikuti pengembaraan pada hari Minggu (25/12). Pengembaraan sendiri dilakukan dalam rangka menyelesaikan salah satu Syarat Kecakapan Umum(SKU) dalam penegak laksana. Keenambelas orang dewan ambalan yang mengikuti pengembaraan ini merupakan anggota yang telah menyelesaikan  SKU penegak bantara sebelumnya.

Untuk menyelesaikan SKU, para anggota dewan ambalan diharuskan untuk berjalan kaki sejauh 90 km dari pangkalan mereka di MA Nuril Huda, Tarub, Grobogan, hingga pantai Bandengan, Jepara. Pantai Bandengan dipilih sebagai tujuan akhir pengembaraan karena Jepara merupakan tempat lahir R.A Kartini, pahlawan yang menjadi simbol Ambalan Putri MA Nuril Huda Tarub. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, panitia berharap para dewan ambalan bisa lebih mengenal dan meneladani sikap dan perjuangan R.A Kartini.
MA NURRIL HUDA TARUB
Selain untuk menyelesaikan SKU, pengembaraan ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan antar anggota dewan ambalan. Saat ditemui di tengah perjalanan, Pembina Pramuka MA Nuril Huda, M. Lutfi Ali, menyatakan jika pihaknya telah menyiapkan tugas-tugas dan game-game yang nantinya akan digunakan untuk membakar semangat para dewan ambalan selama perjalanan.

“Pengembaraan ini bukan soal berjalan kaki sejauh puluhan kilometer saja. Namun kami juga telah menyiapkan tugas-tugas kemasyarakatan seperti membantu penduduk sekitar. Selain itu, kami juga memberikan game-game spontan dan tidak terduga yang bisa membakar semangat mereka,” tuturnya.

Kegiatan Bakti sosial di sekitar pantai Bandengan
MA Nurril Huda Tarub
Permainan yang disiapkan oleh panitia ternyata mendapat respon yang positif dari peserta pengembaraan. Ditemui di lokasi yang sama, salah satu perserta pengembaraan, Choirotus Anifah, menceritakan kesan-kesannya selama mengikuti pengembaraan.

“Kegiatan ini seru, walaupun cukup melelahkan. Tetapi banyak hal istimewa yang kami dapatkan, salah satunya adalah kebersamaan kami dalam menghadapi apapun yang terjadi selama pengembaraan dilakukan,” jelas Anifah. Hal senada juga dilontarkan oleh Nurrochman Mulyana.

“Semangat para peserta pengembaraan inilah yang menjadikan kegiatan pengembaraan ini terasa istimewa. Mereka tetap tersenyum dan bersemangat seolah mereka hanya berjalan biasa (bukan dalam jarak yang jauh.red) tanpa menghiraukan seberapa jauh jarak yang harus mereka tempuh.”

Tidak ada kendala berarti yang terjadi selama pengembaraan dilakukan. Hal ini dikarenakan adanya kerjasama dan dukungan dari para alumni MA Nuril Huda yang juga turut serta dalam pelaksanaan kegiatan pengembaraan ini. Lebih lanjut, pihak pembina MA Nuril Huda Tarub berharap jika kegiatan pengembaraan ini tidak hanya sekedar formalitas dalam menjalankan acara rutin tahunan, melainkan bisa menjadi sarana menanamkan kepribadian yang bertanggungjawab serta disiplin dalam melakukan apapun. – BS

Peliput dan Gambar    : Budi Santoso
Penulis                         : Kharissa Widya Kresna
Copyright                    : Humas Kwarran Tawangharjo 2016
Share:

0 comments:

Post a Comment

VIDEO PRAMUKA

Powered by Blogger.