TANAMKAN NILAI
DARMA PRAMUKA, MA SUNNIYAH SELO ADAKAN PCT DI GEDONG SONGO
![]() |
| PCT MA Sunniyah Selo |
Kab. Semarang- Kesibukan tampak menggeliat di Bumi
Perkemahan (Buper) Candi Gedong Songo, Ungaran, Semarang, pada Sabtu pagi
(24/12). Di sana sedang diadakan perkemahan penerimaan calon tegak (PCT) dari
ambalan Ki Ageng Selo dan Nyi Ageng Kunir dari pangkalan MA Sunniyah Selo,
Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Perkemahan ini dilaksanakan selama 3
hari 2 malam, yaitu pada tanggal 24-26 Desesmber 2016.
PCT ini diadakan sebagai sarana persiapan dan pendidikan
bagi adik-adik tamu ambalan untuk menuju ke tingkatan selanjutnya, yaitu
anggota ambalan. Sedikitnya ada 65 peserta perkemahan yang masih berstatus
sebagai tamu ambalan, sebab mereka masih duduk di bangku kelas X MA Sunniyah
Selo. Dari 65 orang tersebut, 10 orang di antaranya adalah siswa laki-laki,
sedangkan sisanya adalah siswa perempuan.
Kegiatan yang rutin di adakan setiap tahun oleh Gudep
08.063/08.080 pangkalan MA Sunniyyah Selo, Tawangharjo ini pun mengandung nilai
istimewa, sebab diadakan di luar lingkup sekolah. Hal ini dimaksudkan agar para
siswa kelas X tidak hanya melakukan kegiatan perkemahan, tetapi sekaligus
belajar menikmati dan mensyukuri keindahan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa,
sebagai salah satu bentuk pengamalan dasa darma yang kedua, yaitu cinta alam
dan kasih sayang sesama manusia.
Saat ditemui oleh Tim Hummas Kwarran Tawangharjo di lokasi
perkemahan, Musta’in, Ka Gudep putra MA Sunniyyah Selo, menuturkan jika
pelaksanaan kegiatan ini terhitung lancar dan tertib. Meskipun pihaknya tidak
menampik jika cuaca pegunungan yang dingin membuat beberapa peserta mengalami
gangguan kesehatan, namun hingga kini permasalahan tersebut masih bisa diatasi.
![]() |
| Kegiatan Penjelajahan dan pengenalan candi-candi - MA Sunniyah Selo |
“Ya, meskipun ada beberapa orang yang tidak tahan dengan
udara dingin di sini, namun kami tetap berharap kegiatan bisa berjalan dengan
lancar, sehingga melahirkan insan-insan pramuka yang berkarakter. Karakter yang
dimaksud adalah yang sesuai dengan satya dan darma pramuka, mengingat sasaran
pendidikan pramuka adalah generasi-generasi muda yang akan menjadi penerus
bangsa,” tuturnya.
Pelaksanaan kegiatan PCT di Gedong Songo ini ternyata
direspon dengan optimisme dan antusiasme peserta yang seolah tidak terganggu
dengan cuaca pegunungan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu peserta PCT,
Alfian Hikamul Abid, atau yang akrab disambut dengan Alfian.
“Kegiatan ini tetap menarik walau
harus sering bergelut dengan hawa dingin. Di sini kami belajar untuk hidup
mandiri, kerjasama, dan disiplin selama 3 hari, namun tetap dikemas dalam
acara-acara dan kegiatan yang menarik. Saya harap teman-teman lain juga
merasakan hal yang sama, bahkan termotivasi untuk terus berkecimpung di dunia
kepramukaan sampai penegak dan menjadi anggota ambalan,” ujarnya mengakhiri
sesi wawancara. –SNW, KWK
Peliput :
Septi Nandi Wibowo
Tenulis :
Kharissa Widya Kresna
Gambar : Musta'in
Copyright :
Hummas Kwarran Tawangharjo








0 comments:
Post a Comment