Pramuka

Wednesday, 8 February 2017

Ditinggal Pergi Pemiliknya, Satu Rumah di Desa Godan Terbakar Habis

Kebakaran rumah warga desa godan Keamatan Tawangharjo Selasa (7/2) malam
Grobogan – Warga Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah salah seorang warganya pada Selasa (7/2) malam. Kejadian kebakaran ini diketahui warga setelah saksi mata, Riswana, melihat api menyala dari rumah Sutik dan Ibu Riswati pada pukul 20.12 WIB. Riswana mengaku baru akan megambil air wudhu saat dirinya melihat api membumbung tinggi dari sebuah rumah yang terletak di RT 01 RW 02 Desa Godan tersebut. Sontak, dirinya berteriak meminta bantuan dari warga sekitar.

Kebakaran diduga terjadi karena nyala lilin yang merembet ke perabotan rumah. Saat kejadian berlangsung, kondisi sekitar Desa Godan memang sedang mati lampu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sebab rumah yang terbakar tengah dalam keadaan kosong setelah ditinggal pemiliknya, Sutik dan Riswati beserta kedua anaknya, untuk berkunjung ke rumah mertuanya yang sedang sakit di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, sekitar 2 km dari kediaman mereka.

Saat ditemui di lokasi kejadian, Sutik menuturkan jika dirinya merasa sangat terkejut atas musibah yang menimpanya dan keluarga. Istrinya bahkan sempat jatuh pingsan saat mendengar kabar bahwa rumahnya telah ludes dimakan api. Sebelumnya, Sutik sudah mengingatkan istrinya untuk memadamkan lilin sebelum pergi. Namun, istrinya menolak dengan alasan lilin tersebut tinggal sedikit dan akan mati dengan sendirinya. Meski begitu, dirinya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa dalam kejadian ini, dan memilih untuk pasrah.

“Kita hanya bisa pasrah, sebab tidak ada yang menyangka jika kebakaran ini akan terjadi. Lilin untuk menerangi rumah ditempatkan oleh istri saya di atas piring plastik di atas kulkas. Mungkin terkena angin atau bagaimana, sehingga lilin jatuh dan membakar barang-batang,” tuturnya.

Salah seorang saksi mata, Rukin, mengeluarkan pernyataan senada saat ditanya tentang penyebab kebakaran.

“Menurut kabar yang saya dengar, penyebabnya adalah nyala lilin yang tidak dimatikan sebelum ditinggal pergi. Saat saya sampai di sini, separuhnya (rumah Sutik,red)  sudah terbakar,” jelasnya.


Sedikitnya 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang telanjur membesar. Usaha pemadaman api yang dilakukan oleh pemadam kebakaran sempat terkendala oleh ramainya kerumunan warga, dan motor-motor warga yang diparkir sembarangan sehingga menghalangi jalan mobil pemadam yang ingin menuju ke lokasi. Prosesi pemadaman api memakan waktu kurang lebih satu jam hingga api benar-benar bisa dipadamkan. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (KWK)

Peliput             : Humas Kwarran
Tenulis             : Kharissa Widya Kresna
Gambar           :  Budi Santoso

Copyright        : Hummas Kwarran Tawangharjo
Share:

0 comments:

Post a Comment

VIDEO PRAMUKA

Powered by Blogger.